Daftar Checklist untuk Persiapan Pensiun

Read Time:3 Minute, 44 Second

Perencanaan Pensiun: Daftar Periksa Persiapan Pensiun

Mulai memikirkan opsi pensiun dan keputusan yang perlu diambil beberapa tahun sebelum berhenti bekerja adalah langkah yang baik. Daftar periksa ini dapat membantu memastikan Anda siap untuk pensiun.

Langkah 1 – Hitung Berapa Pendapatan yang Dibutuhkan Saat Pensiun

Saat pensiun, pola pendapatan dan pengeluaran Anda kemungkinan akan berubah karena Anda mungkin memiliki lebih sedikit uang untuk digunakan.

Untuk mempersiapkan perubahan ini dan merencanakan ke depan, ada baiknya membuat anggaran. Saat menyusun anggaran pensiun, Anda bisa membagi pengeluaran masa depan menjadi dua kategori:

  • Pengeluaran esensial – Biaya yang diperlukan untuk kebutuhan dasar hidup, seperti pemanasan rumah dan makanan. Ini mencakup biaya perumahan, tagihan utilitas, belanja kebutuhan pokok, serta transportasi sehari-hari.
  • Pengeluaran non-esensial atau diskresioner – Uang yang digunakan untuk kegiatan yang disukai, seperti makan di luar, liburan, dan hiburan.

Dengan gambaran yang jelas mengenai kebutuhan pengeluaran saat pensiun, Anda dapat menghitung perkiraan pendapatan yang akan tersedia.

Langkah 2 – Hitung Perkiraan Pendapatan Pensiun

Sekarang saatnya memperkirakan berapa banyak pendapatan yang akan Anda miliki saat pensiun. Sebaiknya lakukan ini beberapa tahun sebelum pensiun.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  • Dapatkan perkiraan pensiun negara – Jika belum mendapatkannya baru-baru ini, sebaiknya lakukan. Ini akan memberikan estimasi jumlah Pensiun Negara yang bisa Anda terima, berdasarkan kontribusi asuransi nasional Anda.
  • Periksa jumlah pensiun manfaat pasti (jika ada) – Jika memiliki jenis pensiun ini, mintalah penyedia pensiun Anda untuk memberikan perkiraan pensiun.
  • Cek saldo pensiun iuran pasti – Anda seharusnya menerima laporan tahunan mengenai jumlah dana dalam tabungan pensiun Anda. Hubungi penyedia pensiun untuk mengetahui opsi penarikan saat pensiun.
  • Jumlahkan tabungan dan investasi lain – Selain pensiun, Anda mungkin memiliki tabungan atau investasi lain yang dapat digunakan untuk menambah pendapatan pensiun.
  • Lacak pensiun yang mungkin terlupakan – Jika pernah memiliki dana pensiun di tempat kerja lama, tetapi kehilangan jejaknya, pemerintah menyediakan layanan gratis untuk menelusuri dana pensiun yang hilang melalui Pension Tracing Service.

Langkah 3 – Evaluasi Opsi Pendapatan

Tergantung pada jenis pensiun yang Anda miliki, Anda mungkin perlu menentukan cara menarik dana tersebut.

Pensiun Manfaat Pasti

Jika memiliki pensiun manfaat pasti, Anda biasanya akan menerima pendapatan tetap mulai dari usia pensiun normal dalam skema tersebut (sering kali 60 atau 65 tahun, tergantung kebijakan skema).

Besaran yang diterima bergantung pada gaji dan lama bekerja di perusahaan. Dalam beberapa kasus, Anda juga bisa menerima dana dalam bentuk uang tunai selain pembayaran pensiun, atau memilih untuk mengurangi pendapatan bulanan demi mendapatkan pembayaran lump sum.

Pensiun Iuran Pasti

Jika memiliki pensiun iuran pasti, Anda telah mengumpulkan dana dalam suatu rekening yang dapat mulai ditarik sejak usia 55 tahun (57 tahun mulai 2028).

Ada beberapa cara untuk menggunakan dana ini dalam pensiun, misalnya:

  • Mengambil uang dalam bentuk lump sum.
  • Menginvestasikan dana untuk mendapatkan penghasilan fleksibel.
  • Membeli anuitas untuk mendapatkan pendapatan tetap.

Saat mempertimbangkan opsi ini, perhatikan kembali kebutuhan pendapatan Anda. Misalnya, Anda mungkin ingin memastikan semua kebutuhan dasar ditanggung oleh sumber pendapatan yang terjamin, seperti Pensiun Negara, pensiun manfaat pasti, atau anuitas.

Sumber Pendapatan Lain

Selain pensiun, Anda mungkin memiliki sumber pendapatan lain yang bisa digunakan saat pensiun. Namun, pendapatan ini bisa berubah seiring waktu dan tidak selalu terjamin seumur hidup.

Sumber pendapatan lain bisa berupa:

  • Pekerjaan paruh waktu.
  • Penarikan dari investasi atau tabungan pribadi.
  • Pendapatan dari properti, seperti menyewakan rumah atau menjual properti untuk mendapatkan dana tambahan.
  • Rumah tempat tinggal, misalnya dengan menyewakan kamar, menjual sebagian ekuitas rumah untuk mendapatkan lump sum, atau pindah ke rumah yang lebih kecil dan menggunakan kelebihan dana sebagai tambahan penghasilan.

Setelah menghitung jumlah dana yang dibutuhkan serta sumber pendapatan yang tersedia, Anda bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk pensiun.

Langkah 4 – Evaluasi Posisi Keuangan dan Buat Rencana Pensiun

Setelah mengetahui:

  • Berapa banyak pendapatan yang dibutuhkan saat pensiun.
  • Berapa banyak yang bisa diperoleh dari berbagai sumber pensiun.
  • Kapan dana tersebut bisa mulai diterima.

Anda bisa mulai merancang rencana pensiun. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Apakah ingin pensiun pada waktu tertentu atau mengurangi jam kerja secara bertahap?
  • Jika memiliki pensiun iuran pasti, apakah ingin menariknya lebih awal atau menundanya? Periksa apakah ada biaya tambahan jika menunda penarikan dana.
  • Jika memiliki pensiun manfaat pasti, periksa apakah bisa mengambilnya lebih awal atau lebih lambat dari usia normal pensiun dalam skema. Jika diambil lebih awal, jumlahnya mungkin lebih kecil karena akan dibayarkan lebih lama.

Langkah 5 – Apa yang Harus Dilakukan Selanjutnya

Untuk memahami opsi terbaik dalam menggunakan dana pensiun Anda, gunakan layanan Pension Wise, layanan konsultasi gratis dan independen yang didukung oleh pemerintah.

Selain itu, Anda juga bisa berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional untuk mendapatkan panduan lebih lanjut tentang perencanaan pensiun yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next post Cara Mengontrol Tabungan Pensiun Anda